Makan Sayuran Mentah Punya Manfaat dan Bahaya, Ini Penjelasannya

|Nenti ResnaDitinjau olehdr. Reni UtariMakan sayuran mentah seperti brokoli lebih baik ketimbang dimasakBrokoli merupakan salah satu sayuran yang sebaiknya dimakan mentahMakan sayuran mentah merupakan salah satu pilihan dalam menikmati sayuran yang sehat. Sebab, ada banyak sayuran mentah yang dapat mengalami penurunan nutrisi saat proses memasak sehingga Anda tidak bisa mendapatkan nutrisinya dengan maksimal.Selain manfaat, makan sayuran mentah juga memiliki sejumlah kekurangan. Yang paling penting, selalu perhatikan kebersihan sayuran yang bisa dimakan secara mentah supaya terhindar dari berbagai kontaminasi patogen yang dapat merugikan kesehatan.

Manfaat makan sayuran mentah

Ada beberapa manfaat makan sayuran mentah yang bisa Anda nikmati, seperti:

  • Makan sayuran mentah dapat menjaga keutuhan nutrisi yang tidak tahan terhadap panas (misalnya vitamin A dan C), serta menjaga kandungan folat yang mudah larut dalam air saat dimasak.
  • Makan sayuran mentah lebih bermanfaat dalam menjaga berbagai senyawa antioksidan.
  • Membantu menjaga berat badan karena kandungan kalorinya cenderung lebih rendah, serta terhindar dari gula atau garam tambahan.

Meski demikian, tidak semua jenis sayuran dapat dikonsumsi secara mentah. Sebab, beberapa sayuran memiliki kandungan racun yang dapat merugikan tubuh apabila tidak dimasak atau justru nutrisinya menjadi lebih baik setelah dimasak.

Daftar sayuran yang boleh dimakan mentah

Kale lebih baik dimakan mentah

Kale termasuk sayuran yang lebih baik dimakan mentahHampir semua sayuran yang sehat dapat dimakan secara mentah. Namun, ada beberapa jenis sayuran yang lebih baik dimakan mentah dibandingkan dimasak terlebih dahulu, seperti:

1. Brokoli

Brokoli termasuk sayuran yang bisa dimakan mentah. Sayuran yang dinobatkan sebagai superfood ini mengandung enzim myrosinase sebanyak tiga kali lipat dalam kondisi mentah. Enzim ini bermanfaat mengenyahkan zat karsinogen yang dapat menjadi penyebab kanker.Selain itu, kandungan antioksidan sulforaphne dalam brokoli lebih cepat diserap tubuh ketika dimakan secara mentah daripada dimasak terlebih dahulu.

2. Bawang bombay dan bawang putih

Bawang bombay dan bawang putih merupakan sumber antioksidan yang dianggap bermanfaat dalam mencegah dan melawan kanker. Sayangnya, proses pemasakan dapat mengurangi senyawa bermanfaat yang dikandung kedua sayuran ini.Bawang bombay dan bawang putih juga mengandung senyawa anti-pengentalan darah yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Senyawa ini juga dapat hilang dengan cepat jika dipanaskan.

3. Paprika merah

Paprika merah merupakan sumber antioksidan yang paling kaya dibandingkan jenis paprika lainnya. Selain itu, kandungan vitamin C di dalamnya tiga kali lipat lebih banyak jika dibandingkan dengan jeruk.Makan paprika merah saat masih mentah dapat memaksimalkan manfaatnya dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang menjadi penyebab kanker, diabetes, Alzheimer, dan penyakit berbahaya lainnya.

4. Kale

Kale juga termasuk sayuran yang bisa dimakan mentah. Sayuran hijau ini mengandung senyawa glukosinolat yang bermanfaat mencegah banyak penyakit.Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kale memerangi penyakit dapat menurun saat dimasak atau dipanaskan.

5. Akar bit

Bit kaya akan berbagai nutrisi yang bermanfaat, termasuk lima vitamin esensial, kalsium, zat besi, kalium, dan protein. Bit juga mengandung serat dan folat tinggi.Namun, memasak bit dapat mengurangi 25 persen kandungan nutrisinya. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi bit yang masih mentah.

Baca Juga

Kenali Berbagai Makanan Sehat untuk Anak dan Tips MemberikannyaManfaat Barley yang Berlimpah bagi Kesehatan Anda8 Minuman Pembersih Paru-paru yang Berpotensi Usir Penyakit

Daftar sayuran yang tidak boleh dimakan mentah

Berbeda dari jenis-jenis sayuran yang bisa dimakan mentah, berikut adalah daftar sayuran yang sebaiknya dimasak terlebih dahulu untuk meningkatkan manfaatnya.

  • Jamur. Memasak jamur dapat membantu meningkatkan kandungan kalium di dalamnya.
  • Wortel. Kandungan beta karoten dalam wortel juga dapat meningkat setelah dimasak. Anda dianjurkan untuk memasaknya dengan cara dikukus atau direbus.
  • Terong. Memanggang terong dapat meningkatkan kandungan antioksidan di dalamnya. Metode ini merupakan yang terbaik ketimbang metode memasak lainnya.
  • Asparagus. Karena teksturnya yang tebal, mengonsumsi asparagus sebagai makanan mentah bisa menyulitkan sehingga nutrisinya tidak dapat diserap secara maksimal. Memasak asparagus dapat memudahkan tubuh menyerap nutrisi di dalamnya.
  • KentangSayuran yang satu ini mengandung pati yang jika tidak dimasak terlebih dahulu dapat menyebabkan masalah pencernaan, sepeti perut kembung dan bergas.
  • Sayuran silangan (cruciferous). Jenis sayuran silangan, seperti kol, kubis, atau kecambah, sebaiknya dimasak terlebih dahulu karena mengandung gula yang sulit dicerna tubuh. Hindari mengonsumsi jenis sayuran ini sebagai makanan mentah, khususnya jika Anda memiliki gangguan tiroid.
  • Kacang merah. Jika tidak dimasak hingga matang, kacang merah mengandung racun lektin glikoprotein yang dapat menyebabkan mual, muntah, hingga diare.

Jika Anda memiliki beberapa kondisi medis tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum makan sayuran mentah. Pasalnya, beberapa jenis sayuran dapat sulit dicerna jika tidak dimasak terlebih dahulu.Jika Anda punya pertanyaan seputar makanan sehat, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.

https://www.sehatq.com/artikel/makan-sayuran-mentah-punya-manfaat-dan-bahaya-ini-penjelasannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *