Cara Membuat Pupuk Kompos yang Dapat Dilakukan Siapa Saja

Cara membuat pupuk kompos relatif mudah dilakukan. Pertama-tama, pisahkan jenis sampah organik menjadi bahan kompos hijau dan cokelat. Kemudian, siapkan wadah dan lokasi pengomposan yang diinginkan.


Nenti Resna Ditinjau oleh dr. Reni UtariCara membuat pupuk kompos dapat dilakukan dengan mudah di rumahCara membuat pupuk kompos tidak sulit dilakukanTable of ContentBahan-bahan dan alat pembuatan komposCara membuat pupuk kompos sendiriTips memberikan kompos untuk tanamanSalah satu jenis pupuk yang bisa Anda buat sendiri di rumah adalah pupuk kompos. Bagi Anda yang belum tahu, Pupuk kompos adalah bahan organik yang dapat dicampurkan pada tanah untuk menyuburkan tanaman. Cara membuat pupuk kompos tidaklah sulit. Anda hanya memerlukan bahan-bahan dan peralatan sederhana yang mudah didapatkan.

Bahan-bahan dan alat pembuatan kompos

Sebelum mengetahui cara membuat kompos, Anda perlu mempersiapkan terlebih dahulu bahan-bahan dan alat yang diperlukan.

1. Bahan-bahan yang perlu disiapkan dalam pembuatan kompos

Pupuk kompos terbuat dari bahan-bahan alami yang diuraikan. Beberapa jenis bahan alami yang bisa Anda manfaatkan untuk membuat pupuk kompos adalah:

  • Sisa buah dan sayur, termasuk kulitnya
  • Buah dan sayur yang membusuk
  • Daun-daunan, bunga-bungaan, dan potongan rumput
  • Serpihan kayu
  • Ampas kopi dan daun teh
  • Cangkang telur dan kulit kacang (selain kenari)
  • Rambut dan bulu
  • Bahan kertas, seperti kertas karton, robekan koran, dan sebagainya.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui bahan-bahan alami yang tidak dapat digunakan dalam pembuatan kompos, seperti:

  • Bahan-bahan dari tumbuhan kacang walnut karena dapat mengandung racun
  • Bahan-bahan yang dapat mengandung bakteri berbahaya, seperti feses hewan atau bahan yang dipanggang
  • Bahan-bahan yang dapat menyebabkan aroma tidak sedap dan memancing hewan, misalnya tulang
  • Bahan-bahan yang dapat menyebarkan penyakit
  • Bahan-bahan yang memakan waktu terlalu lama untuk pengomposan, misalnya dahan pohon besar.

2. Peralatan yang diperlukan untuk pembuatan kompos

Cara membuat pupuk kompos juga memerlukan beberapa peralatan untuk memudahkan prosesnya. Berikut adalah beberapa peralatan yang bisa Anda gunakan.

  • Wadah kompos sebagai tempat menumpuk sampah organik selama proses pembuatan kompos. Anda dapat membuat sendiri atau membeli tumbler kompos yang tersedia di toko.
  • Alat pencacah, seperti pisau atau golok, untuk mengecilkan ukuran bahan-bahan organik sehingga dapat mempercepat pembuatan kompos.
  • Sekop atau garpu taman yang digunakan untuk mengaduk bahan kompos.

Cara membuat pupuk kompos sendiri

Setelah bahan-bahan dan peralatan pembuatan kompos telah siap, berikut adalah cara membuat pupuk kompos yang bisa Anda ikuti.

1. Memilah sampah organik

Cara membuat kompos dimulai dengan memilah sampah organik yang ingin diolah menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos terbuat dari bahan-bahan berikut:  

  • Bahan hijau: sampah organik yang umumnya berasal dari buah dan sayur.
  • Bahan cokelat: sampah organik dengan kandungan karbon lebih tinggi, seperti karton bekas telur, kardus, koran, daun-daunan kering, dan sebagainya.

Anda juga perlu memastikan agar tidak ada bahan-bahan yang dilarang tercampur pada bahan pupuk kompos.

2. Membuat tempat pengomposan

Tentukan lokasi untuk meletakkan wadah pembuatan kompos. Pilih lokasi di luar ruangan yang teduh dengan banyak drainase. Pastikan wadah yang digunakan memungkinkan air dan udara dapat mengalir dengan baik.Tumpukan sampah kompos harus memiliki lebar dan tinggi setidaknya 91 cm. Anda juga perlu memastikan wadahnya dapat menahan panas yang dihasilkan selama proses pengomposan.

3. Mulai menumpuk kompos

Cara membuat pupuk kompos selanjutnya adalah membuat lapisan kompos. Letakkan bahan cokelat pada lapisan dasar sekitar 10-20 cm, kemudian tumpuk berselingan dengan bahan hijau dan cokelat beberapa kali hingga wadah kompos penuh.Berikan sedikit air untuk membuat campuran bahan-bahan ini tetap lembap. Cara menumpuk dalam beberapa lapisan ini dapat mengoptimalkan proses dekomposisi. 

4. Aduk bahan kompos secara rutin

Aduk dan balikkan tumpukan bahan kompos secara rutin. Frekuensi mengaduk kompos tergantung pada banyak faktor, seperti ukuran tumpukan, jumlah kelembapan, serta rasio bahan cokelat dan hijau.Akan tetapi, bahan kompos umumnya diaduk setiap 7-10 hari sekali. Cara membuat kompos ini bertujuan untuk membantu distribusi udara dan kelembapan secara merata. Saat kompos semakin matang, frekuensi mengaduk bisa menjadi lebih jarang.Jika kondisi terlalu kering, siram kompos sesekali untuk menjaga kelembapannya. Jika kompos terlalu basah, tambahkan bahan cokelat atau balikkan lebih sering untuk menghilangkan kelembapan.

5. Pupuk kompos siap digunakan

Proses pengomposan dapat memakan waktu dua bulan hingga satu tahun, tergantung pada berbagai faktor. Setelah siap digunakan, kompos akan berwarna cokelat tua dan mirip tanah. Aromanya tidak berbau menyengat dan tidak ada potongan material yang besar.

Baca Juga

Clean Medicine, Tren Baru Obat yang “Bersih” dari Zat Tambahan10 Manfaat Lengkuas Ini Baik untuk Kesehatan TubuhDaun Perilla Kerap Digunakan pada Makanan Korea, Apa Saja Manfaatnya?

Tips memberikan kompos untuk tanaman

Anda dapat menggunakan kompos dengan mencampurnya pada tanah di pot, menaburkannya di atas permukaan tanah, atau sebagai pengganti mulsa (bahan-bahan kering seperti jerami).Anda juga dapat merendam sedikit kompos selama 24-48 jam, kemudian menyemprotkan air saringannya untuk menyuburkan tanaman.Mempelajari cara membuat kompos dapat memberikan banyak manfaat. Selain sebagai cara mengolah sampah organik menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman, kompos juga dapat mengurangi penggunaan pupuk buatan dengan campuran bahan kimia berbahaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *