Tips Pertolongan Pertama Perdarahan

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah segera membaringkan orang yang mengalami perdarahan. Tujuannya untuk mengurangi risiko pingsan. Selain itu, posisikan area yang luka lebih tinggi dari jantung.


Azelia Trifiana Ditinjau oleh dr. Anandika PawitriMenggunakan perban untuk menghentikan perdarahanTable of ContentPertolongan pertama perdarahanApa yang tidak boleh dilakukan?Kapan termasuk dalam kondisi darurat?Konsekuensi perdarahan tak tertanganiCatatan dari SehatQPerdarahan terjadi ketika darah mengalir ke luar tubuh karena berbagai sebab. Mulai dari cedera, masalah organ, luka, dan lainnya. Kerap salah kaprah, perdarahan berbeda dengan pendarahan yang terjadi di dalam tubuh.Dalam dunia medis, keluarnya darah di dalam dan luar tubuh disebut dengan hemorrhage. Penting untuk tahu bagaimana pertolongan pertama perdarahan yang tepat. Sebab, seseorang mungkin saja kehilangan nyawa hanya dalam waktu lima menit.

Pertolongan pertama perdarahan

Siapa saja bisa menjadi penyelamat nyawa seseorang, apabila sudah tahu bagaimana cara melakukan pertolongan pertama perdarahan. Ini penting karena seseorang yang mengalami cedera bisa saja meninggal dunia karena kehilangan terlalu banyak darah, meski lukanya sebenarnya tidak terlalu fatal.Lalu, bagaimana first aid untuk perdarahan?Orang yang mengalami perdarahan harus tetap tenang untuk menjaga detak jantung dan tekanan darahnya terkendali. Ketika salah satu saja dari kedua hal ini terlalu tinggi, maka perdarahan akan menjadi kian cepat.Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah segera membaringkan orang yang mengalami perdarahan. Tujuannya untuk mengurangi risiko pingsan. Selain itu, posisikan area yang luka lebih tinggi dari jantung.Langkah kedua, buang partikel asing yang mungkin menempel di luka jika ukurannya kecil. Namun apabila ukurannya cukup besar seperti panah, pisau, atau senjata lainnya, biarkan seperti itu.Melepaskan objek yang berukuran besar justru akan menimbulkan bahaya dan membuat perdarahan semakin parah. Obyek seperti ini perlu dilepaskan di kamar operasi.Langkah ketiga, gunakan perban atau kain untuk menjaga objek itu tetap berada di posisinya atau tidak bergeser. Langkah ini juga dapat membantu menyerap perdarahan.Selain perban atau kain, bisa juga menggunakan tangan Anda sendiri. Namun, pastikan sudah memakai sarung tangan pelindung.Terakhir, pastikan memberi tekanan perlahan pada area luka hingga perdarahan menjadi lebih pelan dan berhenti. Setelah itu, tetap tahan agar perban atau kain tetap berada di area luka dan tempatkan kompres es di sekitarnya.Tetap panggil bantuan medis sembari memberikan first aid.

Apa yang tidak boleh dilakukan?

Terkadang ketika melihat seseorang mengalami perdarahan, kita mungkin juga ikut panik. Sebisa mungkin, tetap tenang agar bisa berpikir jernih. Panik justru akan membuat situasi semakin membingungkan.Sebagai panduan penanganan pertama perdarahan, berikut ini hal-hal yang sebaiknya tidak boleh dilakukan:

  • Melepaskan kain atau perban ketika perdarahan berhenti
  • Membuka area luka untuk memeriksa apakah perdarahan berhenti
  • Melepaskan kain atau perban dari luka, jika sudah penuh dengan darah sebaiknya tambah dengan kain atau perban baru lagi di atasnya
  • Memindahkan orang yang mengalami cedera di kepala, leher, punggung, atau kaki
  • Memberikan tekanan pada cedera di area mata

Kapan termasuk dalam kondisi darurat?

Untuk membedakan mana perdarahan yang bisa diberikan first aid oleh orang biasa dan mana yang termasuk kondisi darurat, berikut ini beberapa parameternya:

  • Perdarahan akibat cedera serius
  • Perdarahan tidak bisa dikendalikan
  • Pendarahan internal

Jika ini yang terjadi, tim medis akan berusaha mengendalikan perdarahan sebelum membawa korban ke rumah sakit. Jenis penanganan yang diberikan bergantung pada penyebab perdarahan. Mungkin saja diperlukan operasi untuk menghentikan hemorrhage, meski ini lebih langka terjadi.Selain itu, jangan tunda penanganan medis ketika melihat korban mengalami:

  • Shock (kulit dingin, denyut jantung lemah, pingsan)
  • Demam tinggi
  • Cedera dan perlu jahitan
  • Tertusuk objek
  • Luka di area wajah
  • Infeksi pada luka
  • Gigitan hewan atau manusia
  • Perdarahan tidak berhenti setelah 20 menit sejak first aid diberikan

Konsekuensi perdarahan tak tertangani

Berdasarkan jenis perdarahannya, berikut ini gambaran apa yang bisa terjadi ketika tidak tertangani:

  • Perdarahan traumatis

Apabila kecelakaan atau cedera menyebabkan perdarahan, first aid bisa membantu meredakan. Jika lukanya kecil, maka bisa sembuh tanpa ada penanganan lebih lanjut.Namun apabila luka cukup signifikan, mungkin diperlukan prosedur jahitan, pemasangan perban khusus, hingga operasi.

  • Perdarahan medis

Ketika ada kondisi medis menyebabkan perdarahan akut dan korban kehilangan lebih dari 30% volume darahnya, kematian bisa terjadi dengan cepat. Korban harus mendapatkan transfusi darah.Perlu dingat pula bahwa kondisi medis yang menyebabkan perdarahan perlahan seperti kanker, HIV/AIDS, penyakit Crohn, hingga gangguan ginjal juga dapat menyebabkan cedera organ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *