Ciri- Ciri Obat Kedaluwarsa dan Bahayanya Jika Diminum

Anda sebaiknya tidak minum obat kedaluwarsa karena keampuhannya telah berkurang. Bahkan, ada risiko keracunan jika konsumsi obat. Selain expired date, ada beberapa ciri yang bisa Anda perhatikan untuk mengetahui apakah obat masih layak konsumsi atau tidak, salah satunya dari tampilan obat.


Yanita Nur Indah Sari Ditinjau oleh dr. Karlina Lestariminum obat kedaluwarsa expiredObat kedaluwarsa mungkin saja berkurang keampuhannya dan berisiko berbahayaTable of ContentBahayakah minum obat kedaluwarsa?Ciri-ciri obat kedaluwarsaBagaimana cara membuang obat yang sudah kedaluwarsa?Catatan dari SehatQSelain membaca aturan pakai dan istilah farmasi di kemasan obat, hal lain yang perlu Anda lakukan sebelum minum obat adalah mengecek tanggal kedaluwarsa (expired date). Pasalnya, minum obat lewat dari tanggal yang tertulis bisa saja berisiko memperburuk kondisi kesehatan Anda.Untuk menghindarinya, simak penjelasan lengkap tentang obat kedaluwarsa berikut ini. 

Bahayakah minum obat kedaluwarsa?

Setiap produsen obat harus mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada kemasan obat sebelum dipasarkan. Bila sudah melewati tanggal yang tertulis, maka keampuhan dan keamanan obat yang telah diklaim oleh produsen obat mungkin akan berkurang.Berdasarkan situs resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), batas kedaluwarsa obat ditetapkan berdasarkan uji stabilitas yang dilakukan pada suhu dan kondisi yang sesuai dengan kondisi penyimpanan obat.Itu sebabnya, pada kemasan obat juga tertera saran penyimpanan obat dan peringatan untuk tidak minum obat jika terdapat perubahan bentuk obat. Perubahan karakteristik obat ini biasanya dipengaruhi oleh suhu, cahaya, kelembapan, dan kontaminasi.Mengingat obat yang telah melewati expired date bisa kehilangan potensi manfaat, artinya obat mungkin tidak lagi ampuh untuk mengatasi gejala penyakit.Lebih dari itu, obat kedaluwarsa juga bisa menimbulkan masalah kesehatan serius dan keracunan yang mengancam nyawa. Beberapa jenis obat, seperti tetrasiklik yang telah kedaluwarsa diketahui dapat menghasilkan metabolit toksik yang bersifat racun bagi tubuh. Minum antibiotik yang expired juga meningkatkan risiko kebal, alias resistensi antibiotik. Selain itu, bahaya menggunakan obat kedaluwarsa lainnya adalah kontaminasi bakteri. Beberapa obat yang mengandung pengawet, seperti obat tetes mata, mungkin saja terdapat pertumbuhan bakteri di dalamnya saat sudah melewati expired date.4

Baca Juga

Golongan Psikotropika Dalam Dunia Medis, Ini Sisi Baik dan BuruknyaPentingnya Membaca Kontraindikasi pada Kemasan ObatEfek Samping Asam Mefenamat, Obat Pereda Nyeri dan Kram Menstruasi

Ciri-ciri obat kedaluwarsa

Ciri obat expired bisa dilihat dari perubahan bentuk obat

Ciri obat expired bisa dilihat dari perubahan bentuk obatAgar tidak sampai salah minum obat, Anda perlu mengetahui beberapa ciri-ciri obat kedaluwarsa berikut ini.

1. Tanggal kedaluwarsa

Tanggal expired biasanya tertera pada kemasan atau botol obat. Tanggal kedaluwarsa biasanya diawali dengan tulisan ED atau Exp. yang diikuti dengan tanggal, bulan, dan tahun. Namun, ada pula beberapa produsen obat yang hanya menyertakan bulan dan tahun pada tanggalnya.Contoh, ED September 2022 atau ED 310922, berarti obat boleh dikonsumsi sampai tanggal 31 September 2022.Jika sudah melewati tanggal tersebut, sebaiknya obat tidak lagi dikonsumsi meskipun belum ada perubahan bentuk obat. 

2. Perubahan fisik obat 

Selain tanggal, Anda juga bisa melihat ciri obat expired dari perubahan bentuknya. Perubahan ini mencakup perubahan warna, bentuk, bau, rasa, dan struktur.Mengingat ada banyak cara pemberian obat, sediaannya juga berbeda-beda. Perubahan ciri-ciri akan tergantung pada bentuk obat sebagaimana dilansir dalam situs BPOM RI berikut ini. Ciri obat tablet kedaluwarsa:

  • Perubahan warna, bau, dan rasa
  • Timbul noda bintik pada tablet
  • Terlepas atau hilang dari kemasan
  • Mudah hancur menjadi bubuk
  • Tablet menjadi basah, lengket, dan lembek

Ciri obat kapsul expired:

  • Perubahan warna, bau, dan rasa
  • Lapisan kapsul menjadi lembek atau terbuka sehingga isi obat keluar
  • Lapisan kapsul menempel satu sama lain atau menempel pada kemasan

Tanda obat puyer atau serbuk kedaluwarsa:

  • Perubahan warna, bau, dan rasa
  • Puyer menjadi basah, lengket, memadat, dan lembek
  • Timbul noda bintik
  • Kemasan puyer sobek atau terbuka
  • Kemasan lembap 

Ciri perubahan fisik obat cair atau sirop yang sudah basi, meliputi:

  • Perubahan warna, bau, dan rasa
  • Cairan menjadi keruh
  • Cairan mengental 
  • Terdapat endapan di dasar cairan
  • Cairan seperti terpisah
  • Segel pada kemasan rusak
  • Kemasan lembap dan berembun

Baca Juga

Apotek adalah Tempat Membeli Obat yang Ternyata Banyak TipenyaBisa Mengatasi Berbagai Infeksi, Apa Itu Antibiotik Cipro?Hipertensi Emergensi Sebabkan Kerusakan Organ, Apa yang Jadi Penyebabnya?

Bagaimana cara membuang obat yang sudah kedaluwarsa?

Membuang obat kedaluwarsa tidak bisa sembarangan untuk mencegah penyalahgunaan

Membuang obat kedaluwarsa tidak bisa sembarangan untuk mencegah penyalahgunaanObat yang sudah melewati expired date harus dibuang dengan cara yang benar. Tujuannya agar obat-obatan ini tidak mencemari lingkungan, sekaligus mencegah oknum tidak bertanggung jawab mengolah kembali kemasan obat dan membuat obat palsu. Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membuang obat kedaluwarsa: 

  • Campur obat kedaluwarsa tanpa kemasan ke dalam wadah plastik tertutup berisi tanah, ampas kopi, atau ampas teh. Selanjutnya, buang wadah tersebut ke tong sampah. Jangan menghancurkan tablet atau kapsul. 
  • Saat membuang kemasan obat, jangan lupa untuk menghapus data pribadi Anda pada kemasan obat. Lebih baik lagi jika Anda menghancurkan kemasan agar tidak bisa digunakan kembali. 
  • Anda juga bisa membuang obat kedaluwarsa tanpa kemasan langsung ke saluran pembuangan di toilet.

Catatan dari SehatQ

Penting bagi Anda untuk selalu cek expired date sebelum minum obat. Itu sebabnya, Anda sebaiknya tidak membuang kemasan obat yang tertera tanggal kedaluwarsa sehingga Anda dapat mengeceknya sewaktu-waktu.Konsumsi obat sebelum tanggal kedaluwarsa memastikan obat bekerja dengan baik. Dengan demikian, pengobatan bisa maksimal, risiko efek samping obat dan keracunan pun bisa dihindari.Cara penyimpanan obat yang tepat juga bisa membantu menjaga mutu dan potensi manfaat obat yang Anda konsumsi. Perhatikan informasi di kemasan untuk memastikan cara penyimpanan yang benar.Anda juga perlu melakukan pengecekan kotak obat secara berkala untuk memastikan obat-obatan tersebut belum melewati tanggal kedaluwarsa. Bila perlu buatlah catatan di luar kotak obat untuk memudahkan.Beberapa jenis obat mungkin bisa saja digunakan melebihi tanggal kedaluwarsa. Namun, untuk menghindari risiko keracunan sebaiknya Anda tidak melakukan hal tersebut.Jika telanjur mengonsumsi obat expired, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan mengevaluasi kondisi Anda dan memberikan perawatan yang tepat jika dibutuhkan. Anda juga bisa berkonsultasi terkait obat kedaluwarsa menggunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!

https://www.sehatq.com/artikel/bahaya-obat-kedaluwarsa-dan-ciri-cirinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *