10 Cara Mengetahui Tubuh Sedang Membakar Lemak

Ada banyak alasan mengapa seseorang ingin tahu ciri-ciri lemak terbakar. Bisa jadi  ini adalah target dari olahraga rutin atau sedang menjalani program diet. Beberapa cirinya adalah menurunnya berat badan, rasa lapar berkurang, hingga otot terbentuk.


Azelia Trifiana Ditinjau oleh dr. Anandika PawitriBerat badan yang turun bisa jadi pertandan tubuh membakar lemakBerat badan yang turun bisa jadi pertandan tubuh membakar lemakTable of ContentCara mengetahui tubuh sedang membakar lemakCatatan dari SehatQSangat manusiawi sebenarnya apabila mereka yang sedang dalam program penurunan berat badan atau olahraga rutin ingin tahu berhasil tidaknya usaha mereka. Salah satunya ingin tahu cara mengetahui tubuh sedang membakar lemak. Ini bisa jadi sumber motivasi agar tetap konsisten menjalaninya.Tapi tentunya, jangan mengira bahwa tanda lemak terbakar sesederhana angka di timbangan yang berkurang drastis. Justru, jika berat badan turun drastis itu patut dicurigai. Bisa jadi, itu hanya terjadi sementara dan akan kembali naik setelah beberapa waktu.

Cara mengetahui tubuh sedang membakar lemak

Ada banyak alasan mengapa seseorang ingin tahu ciri-ciri lemak terbakar. Bisa jadi  ini adalah target dari olahraga rutin atau sedang menjalani program diet. Beberapa indikator yang bisa dikenali adalah:

1. Turun berat badan

Tanda lemak terbakar yang paling utama adalah berat badan turun. Umumnya, setiap ada 3.500 ekstra kalori terbakar, akan menurunkan berat badan sekitar 0,4 kilogram. Setidaknya, penurunan ini terjadi karena lemak tubuh berkurang.Namun tentu saja, berkurangnya lemak ini juga bergantung pada komposisi tubuh seseorang. Baik bentuk tubuh gemuk atau kurus, turunnya berat badan adalah ciri-ciri lemak terbakar.

2. Proporsi tubuh seimbang

Jangan berkecil hati dulu apabila berat badan tidak berkurang. Bisa saja, otot yang terbentuk selama proses membakar lemak. Lihat buktinya dari proporsi tubuh. Akan ada pengurangan beberapa centimeter di tempat bertumpuknya lemak seperti pinggang, paha, lengan, atau perut.

3. Tidak selalu merasa lapar

Mengganti pola makan dengan memperbanyak protein dan mengurangi karbohidrat akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Sebab, asam amino dalam protein akan mengirim sinyal rasa kenyang ke otak. Sinyal ini tidak ada dalam kalori lemak atau karbohidrat.

4. Lebih tenang secara psikologis

Dalam studi pada tahun 2016, orang yang menurunkan berat badan merasa lebih bugar, tidak cemas, serta gejala depresi berkurang. Kondisi psikologis ini terasa berbeda dibandingkan dengan sebelum mulai menurunkan berat badan.Namun, jangan langsung menyerah atau hilang motivasi apabila belum merasakan hal ini. Sebab, partisipan dalam studi itu merasakan perbaikan psikologis setelah 6-12 bulan.

5. Otot makin terlihat

Cara mengetahui tubuh sedang membakar lemak bisa dengan melihat otot kian terbentuk. Berapa lama durasi yang diperlukan hingga otot terlihat tentu bergantung pada jenis olahraga dan bentuk tubuh.Apabila Anda ingin membentuk otot sembari menurunkan berat badan, rekomendasinya adalah memperbanyak konsumsi protein, namun tidak berlebihan.

6. Nyeri kronis berkurang

Tanda lemak terbakar juga ditandai dengan berkurangnya nyeri kronis. Utamanya, pada area tempat yang menopang berat badan seperti punggung bawah dan kaki. Selain itu, nyeri lutut dan radang juga bisa berkurang pada orang dengan arthritis.

7. Pola buang air berubah

Mengubah pola makan juga berpengaruh pada frekuensi buang air. Sebagai contoh, menambahkan sayur dan buah dalam diet akan melancarkan buang air besar. Sebaliknya, mengonsumsi protein hewani seperti dalam diet paleo dan diet keto rentan menimbulkan konstipasi.

8. Tekanan darah menurun

Tanda lemak terbakar lainnya adalah tekanan darah yang semula terlalu tinggi berangsur turun menjadi normal. Sebab, kelebihan berat badan memang berdampak negatif pada tekanan darah. Akibatnya, dapat meningkatkan risiko terkena stroke dan serangan jantung.Selain itu, turunnya beat badan juga mengurangi tekanan di jantung. Dengan demikian, tekanan darah pun berangsur normal.

9. Tidak mendengkur

Ciri-ciri lemak terbakar lainnya juga bisa dilihat dari perubahan frekuensi mendengkur. Sebab, mendengkur memang identik dengan sindrom metabolik dan kondisi kelebihan berat badan. Bahkan, penurunan berat badan kerap kali jadi salah satu target terapi untuk orang yang mendengkur.

10. Mood membaik

Cara mengetahui tubuh sedang membakar lemak bukan hanya terlihat dari berat badan atau baju yang tak lagi kesempitan saja. Sebab, mood dan kebugaran tubuh juga akan membaik.Sebab, pola makan yang cenderung meningkatkan kadar gula darah juga bisa meningkatkan risiko munculnya gejala depresi. Sebaliknya ketika pola makan lebih stabil, maka akan ada manfaat secara emosional dan psikologis.

Baca Juga

Kandungan Gizi Lemak Babi dan Potensi Manfaatnya untuk KesehatanStres Melanda? Santap Saja 12 Makanan Penghilang Stres IniRasanya Mirip Lobster, Apa Saja Khasiat Jamur Surai Singa?

Catatan dari SehatQ

Cara paling akurat untuk mengetahui tanda lemak sedang terbakar adalah dengan mengukur komposisi tubuh. Lakukan ini secara berkala selama perjalanan diet atau berolahraga.Hasilnya bisa terlihat dari massa otot dan juga lemak. Ini bisa jadi perbandingan seberapa banyak level lemak tubuh berkurang dari waktu ke waktu. Namun, tes semacam ini akan lebih akurat dilakukan di laboratorium untuk melihat di mana distribusi lemak dalam tubuh.Memang ada cara untuk mengukurnya sendiri di rumah, namun belum tentu akurat. Setidaknya, beberapa poin di atas bisa menjadi indikator untuk tahu apakah perjalanan diet Anda sudah on track atau belum. Targetkan penurunan berat badan perlahan tapi pasti.Kuncinya, membakar lemak perlu gaya hidup sehat. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar cara mewujudkannya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

https://www.sehatq.com/artikel/cara-mengetahui-tubuh-sedang-membakar-lemak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *