7 Manfaat Sarang Madu (Honeycomb) dan Cara Mengonsumsinya

open-summary

Sarang madu atau honeycomb adalah tempat lebah menyimpan madu, serbuk sari, dan larvanya. Konsumsi makanan ini dinilai bisa menyehatkan jantung hingga mencegah bakteri. Namun, Anda perlu mewaspadai adanya reaksi alergi, terutama jika Anda alergi racun lebah dan serbuk sari.

close-summary

Sarang madu atau honeycomb adalah tempat lebah menyimpan madu, serbuk sari, dan larva.

Sarang madu atau honeycomb adalah tempat lebah menyimpan madu, serbuk sari, dan larva.

Table of Content

Sarang madu atau honeycomb adalah tempat lebah menyimpan madu, serbuk sari, maupun larva. Di dalamnya terdapat serangkaian lubang berbentuk heksagonal yang terbuat dari lilin lebah (beeswax) dan mengandung madu mentah.

Advertisement

Selain diambil madunya, sarang lebah ternyata juga bisa dikonsumsi dan diyakini menawarkan sejumlah manfaat kesehatan.

Manfaat sarang madu untuk kesehatan

1. Bernutrisi tinggi

Sarang madu dilengkapi dengan banyak kandungan nutrisi, seperti karbohidrat dan antioksidan.

Komponen utamanya, madu mentah, juga dipenuhi dengan sedikit protein, vitamin, dan mineral.

Karena belum diproses, madu mentah di dalam honeycomb mempunyai enzim seperti glukosa oksidase, yang memberikan sifat antimikroba dan antibakteri pada madu.

Di samping itu, madu mentah cenderung tidak terkontaminasi pemanis buatan dan mengandung lebih banyak antioksidan daripada madu olahan.

Lilin lebah yang ada dalam sarang madu juga memiliki asam lemak rantai panjang dan alkohol, yang dipercaya mampu menyehatkan jantung dan menurunkan kadar kolesterol.

2. Efektif melawan bakteri dan jamur

Ketika dikonsumsi secara langsung, lilin lebah yang dikandung sarang madu dinilai efektif dalam melawan jenis bakteri dan jamur tertentu, misalnya Staphylococcus aureusSalmonella entericaCandida albicans dan Aspergillus niger.

Lilin lebah bekerja sama dengan madu untuk menghambat pertumbuhan dari berbagai bakteri dan jamur di atas.

Ini menjadi salah satu alasan mengapa kombinasi madu dan lilin lebah dipercaya sebagai produk kesehatan yang ampuh untuk melawan bakteri.

3. Menyembuhkan peradangan

Berdasarkan sebuah studi yang dimuat dalam The Asian Pacific Journal of Tropical Medicine pada 2016, manfaat sarang madu yang tidak kalah menarik adalah menyembuhkan peradangan.

Terlebih lagi, ketika dioleskan ke kulit, sarang madu asli diyakini membantu proses penyembuhan luka bakar dan memar.

4. Menyehatkan jantung

Salah satu alasan mengapa sarang madu asli dianggap bisa menyehatkan jantung adalah berkat kandungan asam lemak rantai panjang dan alkohol.

Kedua senyawa yang terkandung dalam lilin lebah tersebut dianggap bisa mengurangi kadar kolesterol dalam darah, yaitu salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Pernyataan ini diperkuat dengan studi dalam jurnal Experimental Biology and Medicine, yang menyebutkan bahwa alkohol lilin lebah bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL) sebanyak 29 persen dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) sebanyak 8-15 persen.

Sayangnya, studi tersebut menggunakan kandungan alkohol lilin lebah dalam kadar yang tinggi sehingga sulit untuk mengetahui apakah kandungan lilin lebah dalam jumlah kecil pada sarang madu bisa memberikan efek serupa.

5. Meredakan batuk pada anak

Khasiat sarang madu lainnya adalah meredakan batuk pada anak.

Anak-anak rentan mengalami infeksi saluran pernapasan atas yang bisa menyebabkan batuk.

Sebuah penelitian dari Official Publication of The College of Family Physicians of Canada mengungkapkan, madu dapat meredakan batuk yang dialami anak.

Dalam riset tersebut, mengonsumsi 1/2 sendok teh atau 2,5 mililiter (ml) madu buckwheat 30 menit sebelum tidur dipercaya lebih efektif dalam meredakan batuk yang kerap menyebabkan ketidaknyamanan, dibandingkan dengan obat batuk sirup.

Sejumlah anak yang dilibatkan dalam studi itu juga mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan dengan anak lain yang meminum obat batuk sirup atau tidak sama sekali.

Akan tetapi, hindari pemberian sarang madu ataupun madu kepada anak di bawah 1 tahun karena dapat meningkatkan risiko botulisme.

Baca Juga

6. Pemanis alternatif untuk penderita diabetes

Sarang madu bisa dijadikan pemanis alternatif untuk penderita diabetes.

Pasalnya, madu dianggap lebih manis dibandingkan gula sehingga tidak perlu terlalu banyak ditambahkan untuk mendapatkan rasa manis yang sama.

Bahkan, sebuah riset dari International Journal of Food Sciences and Nutrition menjelaskan, madu tidak meningkatkan kadar gula darah setinggi gula.

Ditambah lagi, alkohol yang ditemukan dalam lilin lebah berpotensi menurunkan resistensi insulin, yaitu kondisi yang berkontribusi terhadap tingginya kadar gula darah.

Kendati demikian, perlu ditegaskan bahwa madu tetap bisa meningkatkan kadar gula darah sehingga penderita diabetes dianjurkan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

7. Meningkatkan fungsi hati

Sebuah penelitian dari The Korean Journal of Internal Medicine mengungkapkan, 48 persen partisipan penderita penyakit hati yang mengonsumsi campuran alkohol lilin lebah setiap hari, mengalami pengurangan gejala sakit perut, kembung, dan mual, dibandingkan dengan 8 persen partisipan lain yang berada pada kelompok plasebo.

Menariknya, alkohol lilin lebah berhasil mengembalikan fungsi normal organ hati pada 28 persen partisipan yang mengonsumsinya.

Meskipun manfaat sarang madu ini terdengar menjanjikan, belum diketahui berapa banyak lilin lebah yang dibutuhkan untuk mendapatkan efek di atas.

Selain itu, dibutuhkan lebih banyak riset pada manusia untuk benar-benar membuktikannya.

BACA JUGA: Adakah Ciri Madu Kedaluwarsa? Ini Penjelasannya

Cara mengonsumsi sarang madu

Ada banyak cara mengonsumsi sarang madu yang bisa Anda praktikkan.

Anda bisa langsung melahanya tanpa bahan tambahan. Namun, Anda juga bisa mencampurnya dengan roti hangat atau kue muffin.

Di samping itu, honeycomb dapat dijadikan pemanis makanan, seperti oatmeal, panekuk, hingga yogurt.

Sebagian orang juga suka menikmati sarang madu bersama dengan salad, buah-buahan, atau keju.

Terakhir, satu catatan dalam memilih sarang madu: semakin gelap madunya, semakin baik senyawa yang dikandungnya.

BACA JUGA: Ketahui 5 Efek Samping Madu Jika Dikonsumsi Berlebihan

Potensi efek samping sarang madu

Meskipun sarang madu bisa dimakan dengan aman, terdapat beberapa efek samping yang perlu diperhatikan.

Pertama, madu yang dikandungnya berisiko terkontaminasi C. Botulinum. Bakteri ini sangat berbahaya bagi wanita hamil dan anak berusia di bawah 12 bulan.

Bahaya makan sarang madu lainnya adalah memicu reaksi alergi pada orang-orang yang punya alergi racun lebah dan serbuk sari.

Anda juga perlu menghindari konsumsi sarang madu berlebihan karena bahan alami ini juga mengandung gula tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *